Kamis, 05 Desember 2019
NYANYI SENDIRI YA
Latihan Belajar Bernyanyi Sendiri
Untuk mencapai tujuan apa pun, banyak langkah-langkah yang perlu ditempuh. Begitupun juga dengan belajar bernyanyi sendiri.
Bernyanyi dalam grub justru lebih sulit karena harus menjaga kekompakan dan menyesuaikan dengan suara teman kita
Saat Anda tampil bersama grup, bukan berarti usaha Anda bisa lebih ringan. Sumber : Pexels
Kami sarankan Anda melakukan pemanasan suara terlebih dahulu.Idealnya, Anda harus melakukan pemanasan di tempat di mana Anda akan tampil (contohnya panggung).Setiap musisi harus melakukannya juga. Para pianis juga harus melakukan pemanasan pada jari mereka dan pemain terompet juga berlatih pernapasan.
Bagi penyanyi, Anda harus mengolah skala vokal Anda. Coba skala menengah, lalu skala rendah, dan terakhir ke skala tinggi.Anda harus mengulanginya sampai suara Anda rileks.
Setelah itu, cobalah meningkatkan volume secara progresif dan perlahan kurangi volume. Pemanasan ini akan membantu memperluas jangkauan vokal.
Sekarang cobalah yang sedikit lebih rumit: nyanyikan notasi dalam skala C mayor (termasuk semitone) dan kembali ke C asli.Menyanyikan semua notasi (termasuk yang tajam dan datar) akan membantu meningkatkan ketangkasan dan fleksibilitas vokal Anda.
Kemudian Anda harus latihan skala vocal sekitar 20 - 30 menituntuk memperkuat pita suara Anda dan menemukan jangkauan vokal (baik tenor, bariton, alto, mezzo-soprano, soprano).
Anda bisa menggunakan piano untuk membantu Anda menyanyikan setiap nada yang dimainkan di piano. Cara ini sangat berguna untuk membantu Anda menemukan kunci lagu atau hanya memastikan bahwa Anda bisa menemukan harmoni.Setiap penyanyi terkenal melakukan ini lho.Piano adalah instrumen yang tak ternilai bagi siapa pun yang belajar bernyanyi sendiri dengan bantuan pelatih vokal pribadi.
KENALI SUARA ANDA
Kenali Suara Anda dan Belajar Bernyanyi Sendiri
Kita harus mulai latihan vokal dengan mengetahui suara kita sendiri.

Ada 5 elemen dasar agar punya suara yang bagus:
- Pernafasan: biasanya kita bernafas secara alami, tapi pernafasan saat bernyanyi adalah kemampuan yang sangat berbeda.Dengan mengendalikan pernapasan Anda dengan diafragma Anda dan membuka rongga dada Anda, penyanyi dapat merilekskan tubuh mereka (yang juga meredakan ketegangan) dan mengedarkan udara di sekitar tubuh mereka secara lebih efektif ketika mereka menghirup dan menghembuskan napas.
- Elocution: ini adalah kemampuan mengucapkan fonem (baik huruf konsonan dan vokal) dengan baik selama bernyanyi.
- Irama: mengetahui kapan harus mulai menyanyi dan berhenti seiring dengan musik berarti Anda adalah seorang penyanyi hebat.
- Tinggi dan rendahnya nada: nada dan kualitas notasi yang Anda nyanyikan tergantung pada ketajaman ketika Anda bernyanyi (nada yang terlalu tinggi atau terlalu rendah).Saat Anda menyanyikan lagu, vocal Anda harus sesuai dengan kunci yang sama dengan lagu saat Anda berpindah dari satu notasi ke notasi yang lain.
- Suara: setiap orang itu unik dan berbeda dari yang lain.Tubuh, jenis kelamin, usia, pita suara, dan banyak faktor lainnya yang menentukan jenis suara Anda dan kualitasnya. Hal ini juga akan menentukan rentang vokal dan tessitura Anda (rentang nada yang bisa Anda capai tanpa memaksakan diri).
Mengenali tubuh Anda sendiri berarti Anda tahu apa yang Anda butuhkan untuk memperbaiki kesalahan.Sekarang mari kita bahas hal-hal yang lebih serius - cara mengembangkan suara Anda.
AYO NYANYIKAN SEBUAH LAGU
Bernyanyi adalah kegiatan yang menyenangkan. Selain untuk menyalurkan hobi, bernyanyi juga bisa digunakan untuk mencurahkan isi hati orang yang melakukannya. Maka tidak heran kalau banyak orang yang gemar dengan kegiatan ini. Terbukti dari banyaknya tempat karaoke yang tersebar di berbagai kota untuk melayani dahaga orang yang memiliki hobi bernyanyi.
Beragam ajang pencarian bakat dalam bidang tarik suara juga sering diadakan oleh beberapa stasiun televisi nasional untuk menjaring talenta-talenta terbaik di negeri ini. Ya, selain menjadi media penyalur hobi, bernyanyi juga bisa menjadi profesi yang tak main-main pendapatannya.
Kamu juga salah satu orang yang memiliki hobi bernyanyi? Tapi masih belum tahu bagaimana caranya bernyanyi yang baik?
Intip tips belajar vokal untuk penyanyi pemula ini yuk!
1. Siapkan mental
Hal pertama yang harus kamu persiapkan untuk belajar vokal adalah mental. Itu sangat penting untuk membangun bagaimana karakter suaramu. Selain itu, power suara juga bisa ditentukan oleh mental penyanyi yang baik. Apabila kamu seorang pemalu, maka suara yang keluar dari mulutmu saat bernyanyi tak akan maksimal. Suaramu seperti tertahan dan tercekik di tenggorokan. Sebagai seorang calon penyanyi yang baik, kamu tak perlu malu dan takut nyanyianmu terdengar oleh orang lain. Justru kamu harus tunjukkan kepada orang lain bahwa kamu bisa bernyanyi dengan merdu.
2. Latihan power
Nah, sempat dibahas di poin sebelumnya. Power juga salah satu unsur penting bagi seorang penyanyi. Kamu harus bisa mengeluarkan suaramu secara lantang dan lepas, tidak boleh tertahan. Power saat bernyanyi seharusnya sama kuatnya saat kamu mengeluarkan suara saat berteriak. Kencang, lepas, dan seolah tak ada halangan.
Salah satu cara untuk mengeluarkan power selain dari mental yang baik adalah dengan melatih pernafasan perut atau diafragma. Cobalah kamu berlatih pernafasan perut dengan bernafas melalui hidung dan seolah-olah udara yang masuk langsung turun ke perut. Kamu pernah merasakan suaramu seolah-olah tercekik di tenggorokan dan seperti ingin batuk ketika bernyanyi? Kalau iya, berarti kamu belum benar dalam mengaplikasikan pernafasan perut saat bernyanyi.
3. Pemanasan vokal
Bukan hanya atlit saja yang melakukan pemanasan, seorang penyanyi juga. Lakukanlah vocalizing sebelum memulai latihan bernyanyi. Kamu bisa melakukan humming dan lips trills, seperti mengeluarkan suara gumaman dan menggetarkan area bibir tapi masih bernada.
4. Vocal range
Seorang penyanyi yang baik seharusnya tahu vocal range yang dimiliki sehingga bisa mengira-ngira lagu apa yang cocok untuk tipe suaranya. Vocal range adalah jangkauan nada yang bisa kamu keluarkan, mulai dari nada paling rendah hingga nada yang paling tinggi. Kamu bisa mengetahui vocal range-mu menggunakan keyboard atau alat musik yang lain.
5. Artikulasi
Kegiatan bernyanyi adalah kegiatan menyampaikan makna dari lirik lagu yang dinyanyikan. Maka sudah hal yang wajib hukumnya seorang penyanyi memiliki artikulasi yang baik dan jelas. Ucapkan huruf vokal dan konsonan secara lugas dan tegas, tidak boleh bergumam yang membuat misi penyampaian makna kurang maksimal. Memang, ada beberapa penyanyi terkenal yang memiliki artikulasi yang kurang jelas dengan alasan bahwa itu adalah ciri khasnya saat bernyanyi. Sah-sah saja sebetulnya. Tapi sebagai seorang pemula, ada baiknya artikulasi yang kamu ucapkan harus benar karena itu menentukan baik dan buruknya kamu saat bernyanyi.
6. Penjiwaan
Selain artikulasi, proses penyampaian makna lirik lagu juga ditentukan oleh penjiwaan seorang penyanyi yang membawakannya. Lagu yang memiliki makna lirik sedih tentu saja tidak boleh dinyanyikan dengan ekspresi yang bahagia, begitu pula sebaliknya. Tapi, penjiwaan seorang penyanyi juga tidak boleh palsu atau dibuat-buat.
Mengapa? Karena penjiwaan yang berhasil bukan hanya terlihat dari ekspresi wajah sang penyanyi saat membawakan lagu secara langsung, tetapi juga dari suara yang dikeluarkan. Ini ada hubungannya dengan teknik dinamika yaitu tinggi dan rendahnya suara saat bernyanyi. Hal itu keluar secara otomatis apabila penyanyi melakukan penjiwaan yang benar-benar alami dari dalam dirinya.
Itulah enam tips berlatih vokal untuk pemula yang bisa kamu terapkan. Let’s sing,
MELATIH DIRI ATUR PERNAFASAN
Paru-paru yang sehat membuat tubuh memiliki kapasitas penyimpanan jumlah udara yang besar. Dengan kapasitas penyimpanan udara yang besar, tubuh jadi tidak mudah lelah atau ngos-ngosan. Sayangnya, seiring berjalannya usia, kapasitas paru-paru akan menurun. Maka itu, tubuh perlu melakukan latihan pernapasan untuk mempertahankan dan meningkatkan kapasitas paru-paru.
Dengan latihan pernapasan paru-paru bisa menyimpan oksigen yang dibutuhkan lebih banyak di dalam tubuh. Seperti apa bentuk latihan pernapasannya? Yuk, simak ulasan di bawah ini.
1. Latihan pernapasan diafragma
Latihan pernapasan kali ini melibatkan diafragma dan bagian perut. Pada pernapasan ini saat udara masuk bagian perut akan terisi penuh sehingga mengembang, sedangkan dada tidak bergerak banyak. Lakukan latihan ini setidaknya 5 menit dalam sehari.
Cara melakukannya:
- Duduk santai sambil bersandar.
- Letakkan satu tangan di perut Anda dan satu lagi di dada Anda.
- Tarik napas melalui hidung selama dua detik, rasakan udara bergerak mengisi perut. Rasakan perut Anda semakin penuh bergerak membesar. Perut harus bergerak lebih banyak dibandingkan dada Anda.
- Embuskan napas selama dua detik melalui bibir yang terbuka kecil sambil merasakan perut mengempis.
- Ulangi 10 kali. Tetap lemaskan bahu Anda sepanjang pengulangan, dan jaga punggung tetap tegak selama berlatih pernapasan diafragma ini.
2. Latihan pursed-lips breathing
Anda dilatih untuk mengurangi jumlah napas yang Anda ambil dan membuat saluran udara Anda terbuka lebih lama. Untuk melatihnya, cukup bernapas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut selama mungkin dengan bibir mengerucut.
Cara melakukannya:
- Tarik napas perlahan melalui hidung, pastikan bibir Anda tertutup.
- Embuskan napas sepelan mungkin melalui bibir yang mengerucut atau terbuka sangat kecil. Keluarkan selambat mungkin, lebih lama dari saat Anda menarik napas.
- Ulangi kembali. Anda bisa melakukannya sambil berdiri ataupun duduk.
3. Latihan rib stretch
Latihan ini cukup mudah dilakukan. Kunci dari latihan pernapasan ini adalah menahan sebanyak mungkin udara di paru-paru dan dengan waktu yang lebih lama 10-25 detik.
Teknik ini dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru Anda ketika dilatih setidaknya sekali sehari. Lakukan latihan pernapasan ini sehari 3 kali untuk meningkatkan kapasitas paru-paru lebih efektif. Sekali latihan lakukan selama 2-5 menit.
Cara melatihnya:
- Berdiri tegak dan badan lurus.
- Embuskan semua oksigen dari paru-paru Anda.
- Kemudian ambil napas perlahan, isi paru-paru dengan udara sebanyak mungkin. Ketika sudah maksimal terhirup, jangan langsung buang napas. Tahan napas Anda selama 10-15 detik.
- Jangan khawatir kalau Anda belum sanggup langsung menahan napas selama itu. Coba dulu tahan selama 6 atau 7 detik dan terus tambah waktunya secara bertahap sampai Anda terbiasa menahan napas selama 10-15 detik.
- Sesudah melalui 10-15 detik, embuskan nafas kembali hingga semua oksigen dari paru-paru keluar.
4. Latihan numbered breathing
Latihan pernapasan ini bisa bermanfaat untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kapasitas paru-paru. Dengan teknik latihan pernapasan ini Anda harus melakukan perhitungan hingga 8 kali tanpa berhenti.
Cara melakukannya:
- Berdiri tegak dengan mata tertutup, lalu tarik napas dalam-dalam.
- Saat menarik napas, bayangkan angka 1.
- Tahan napas selama beberapa detik, lalu embuskan napas.
- Tarik napas lagi sambil membayangkan angka 2.
- Tahan napas kembali selama beberapa 3 detik, lalu embuskan napas.
- Tarik napas lagi sambil membayangkan angka 3.
- Lakukan seterusnya hingga Anda membayangkan angka 8.
5. Latihan kekuatan paru pranayama
Latihan ini dilakukan sambil duduk dengan bergantian menggunakan lubang hidung kanan dan kiri. Caranya cukup mudah:
- Duduk bersila dengan posisi punggung tegak.
- Tutup lubang hidung bagian kiri dengan jari tangan Anda.
- Ambil napas dalam-dalam dan perlahan dengan lubang hidung bagian kanan yang terbuka.
- Saat sudah maksimal mengambil napas, sekarang tutup lubang hidung bagian kanan dan buka lubang hidung kiri secara bersamaan untuk buang napas perlahan-lahan. Keluarkan napas dari lubang hidung kiri dengan maksimal.
- Ambil napas kembali melalui lubang hidung bagian kiri.
- Kemudian, tutup kembali lubang hidung bagian kiri, dan buang napas melalui lubang hidung bagian kanan. Keluarkan perlahan-lahan.
- Lakukan terus menerus secara bergantian hingga 10 kali.
MERDUKAN SUARAMU
Banyak Orang yang menyukai musik, bahkan banyak juga yang beranggapan
bahwa tanpa musik hidup akan terasa sangat hampa. Berbagai macam musik
yang dicompose dengan vokal manusia akan tercipta menjadi suatu lagu.
Nah, jika anda suka mendengarkan lagu dan memiliki keinginan untuk memiliki suara seperti penyanyi yang anda impikan, berikut beberapa tips memiliki suara merdu dengan langkah-langkah yang terbilang praktis dan mudah.
1. Sering Menyanyi
Pilihlah lagu-lagu yang anda suka dan coba anda nyanyikan. Tak usah ragu dengan suara anda, hal yang terpenting di sini adalah menyanyi dan ikuti irama dan nada-nadanya.
2. Menyanyi Dengan Perasaan
Coba anda resapi dan hayati lagu yang dinyanyikan. Bayangkan anda sedang berada di posisi lagu tersebut. Contohnya, apabila lagu itu tentang patah hati, anda bayangkan hal-hal yang pernah membuat anda sakit hati sembari bernyanyi dengan perasaan dan emosi yang kuat.
3. Sering Minum Air Putih
Minum air putih berguna agar suara anda tetap jernih.
4. Olahraga Sembari Bernyanyi
Apabila anda tidak kuat nafas saat bernyanyi, coba anda praktekan bernyanyi sembari berolahraga. Senam misalnya. Anda bisa melakukan olahraga senam sekaligus dengan menyanyi seirama.
5. Menyanyi Secara Terus Menerus
Coba anda targetkan menyanyi penuh selama satu minggu. Maksudnya, anda harus menyanyi setiap hari, tanpa jeda seharipun. Misalkan, anda menyanyi 3 hari penuh namun pada hari keempat anda berhenti bernyanyi. Cara itu salah. Coba anda targetkan dulu satu minggu penuh menyanyi tanpa henti dan perubahan pada suara anda akan terasa. Anda akan terbiasa dan nyaman dalam bernyanyi.
6. Coba Nada Tinggi
Beranilah mencoba lagu yang bernada tinggi. Tak usah takut, karena jika kita sudah bisa nada tinggi, pita suara kita akan rileks dan mudah dalam bernyanyi.
7. Hindari Makanan Manis Dan Berminyak
Makanan manis dan berminyak sebaiknya dihindari dulu. Boleh dikonsumsi asalkan dengan sajian yang minim dan tidak melebihi batas.
Nah, itulah langkah-langkah mudah untuk memiliki suara yang terbilang bagus sesuai nada dan tidak fals. Apabila suara anda masih terbilang amatiran, berusahalah dalam menggapai keinginan agar tercapai hasil yang memuaskan.
Nah, jika anda suka mendengarkan lagu dan memiliki keinginan untuk memiliki suara seperti penyanyi yang anda impikan, berikut beberapa tips memiliki suara merdu dengan langkah-langkah yang terbilang praktis dan mudah.
1. Sering Menyanyi
Pilihlah lagu-lagu yang anda suka dan coba anda nyanyikan. Tak usah ragu dengan suara anda, hal yang terpenting di sini adalah menyanyi dan ikuti irama dan nada-nadanya.
2. Menyanyi Dengan Perasaan
Coba anda resapi dan hayati lagu yang dinyanyikan. Bayangkan anda sedang berada di posisi lagu tersebut. Contohnya, apabila lagu itu tentang patah hati, anda bayangkan hal-hal yang pernah membuat anda sakit hati sembari bernyanyi dengan perasaan dan emosi yang kuat.
3. Sering Minum Air Putih
Minum air putih berguna agar suara anda tetap jernih.
4. Olahraga Sembari Bernyanyi
Apabila anda tidak kuat nafas saat bernyanyi, coba anda praktekan bernyanyi sembari berolahraga. Senam misalnya. Anda bisa melakukan olahraga senam sekaligus dengan menyanyi seirama.
5. Menyanyi Secara Terus Menerus
Coba anda targetkan menyanyi penuh selama satu minggu. Maksudnya, anda harus menyanyi setiap hari, tanpa jeda seharipun. Misalkan, anda menyanyi 3 hari penuh namun pada hari keempat anda berhenti bernyanyi. Cara itu salah. Coba anda targetkan dulu satu minggu penuh menyanyi tanpa henti dan perubahan pada suara anda akan terasa. Anda akan terbiasa dan nyaman dalam bernyanyi.
6. Coba Nada Tinggi
Beranilah mencoba lagu yang bernada tinggi. Tak usah takut, karena jika kita sudah bisa nada tinggi, pita suara kita akan rileks dan mudah dalam bernyanyi.
7. Hindari Makanan Manis Dan Berminyak
Makanan manis dan berminyak sebaiknya dihindari dulu. Boleh dikonsumsi asalkan dengan sajian yang minim dan tidak melebihi batas.
Nah, itulah langkah-langkah mudah untuk memiliki suara yang terbilang bagus sesuai nada dan tidak fals. Apabila suara anda masih terbilang amatiran, berusahalah dalam menggapai keinginan agar tercapai hasil yang memuaskan.
Latih Suara Tinggi
Melatih Suara Tinggi :
Suara orang itu range nya berbeda-beda, range vokal
standar penyanyi itu 3 oktaf.. dari oktaf rendah sampai oktaf tertinggi
berdasarkan scale masing2 (do-re-mi-fa-sol-la-si-do sampai 3 oktaf). namun ada
juga orang yg memiliki range vokal di atas 3 oktaf.. bisa sampai 4, 5, bahkan 6
oktaf. waww
Tapi jangan kawatir karena suara tinggi itu bisa dilatih kok.
kali ini saya akan berbagi sedikit tentang latihan vocal, walaupun saya tidak terlalu pandai dalam hal tarik suara.
Tapi jangan kawatir karena suara tinggi itu bisa dilatih kok.
kali ini saya akan berbagi sedikit tentang latihan vocal, walaupun saya tidak terlalu pandai dalam hal tarik suara.
- lakukan pemanasan. lemaskan pita suara dengan menyanyikan bunyi "ah", "mah", "doh", atau "mi', "mei", "mah", "mow", "mu" dalam oktaf rendah maupun oktaf tinggi scale vokal kamu.
- lakukan latihan sesering mungkin, lbh bagus kalo bisa tiap hari.. karena pita suara dapat kembali melempem/melemas jika tidak sering dilatih. tips.. lakukan latihan dengan piano atau keyboard agar nadanya lbh presisi.
- nyanyikan satu lagu yg kira2 mampu mencapai oktaf tertinggi kamu. ulangi lagu tersebut 2 sampai 3 kali. sebaiknya dilakukan dengan santai, dan ambil napas secukupnya, dan bayangkan/konsentrasi kalo nada tinggi itu mudah kamu capai. setelah mampu menyanyikan nada tinggi tersebut dengan baik, maka latihlah suara kamu dengan lagu lain yg nada tingginya kurang lebih sama dengan lagu sebelumnya.
- nyanyikan satu lagu yang mampu mencapai oktaf terendah kamu. ikuti cara latihan yg tertulis di nomor 3). jika menemukan kesulitan, coba nyanyikan "mah" atau "ah". setelah mampu menyanyikan nada rendah tersebut dengan baik, maka latihlah suara kamu dengan lagu lain yg nada rendahnya kurang lebih sama dengan lagu sebelumnya.
Selama latihan lakukan hal ini:
- hindari mengkonsumsi makanan/minuman yang mengandung susu, krn zat ini akan melapisi pita suara kamu dan menyebabkan pita suara menjadi tegang. minum lah teh hangat untuk melemaskannya.
- banyak minum air putih
- jangan pernah memaksakan kemampuan oktaf! ulangi pelan2, dengan napas yg cukup
- setelah kamu berhasil mencapai suatu oktaf yg diinginkan dengan sempurna, maka otomatis oktaf tersebut akan mudah anda capai di kesempatan berikutnya
- nikmati latihan ini. jika kamu berlatih dengan "enjoy", maka suara yg kamu hasilkan akan terdengar lebih jelas dan santai.
Menjadikan suara lebih merdu
Kamu bukan penyanyi karena suara
kamu tidak merdu atau jelek, sebenarnya ada cara supaya suara kamu menjadi
lebih merdu yah walupun tidak semerdu para penyanyi yang ada, tapi lumayan kan
kalau kita nyanyi didepan teman atau sapa saja tidak terlau jelek kedengarannya.
Bahan yang harus dikumpulkan mudah bgt cuman 4 macan, pkonya simpel deh untuk punya suara yang merdu.
Ikuti instruksi dibawah ini :
Yang perlu disiapkan yaitu hanya 2 buah jeruk nipis, kapur sirih, madu dan garam (bahan2nya mudah kan?). Baik kita langsung saja praktekan resep ini, pertama setiap jeruk nipis dibelah menjadi 4 bagian supaya mudah memerasnya dna kemudian diambil sarinya, setelah itu beri kapur sirih sedikiti yang terkahir campurkan 1 sendok madu asli (jgn yang abal2 yah...) serta garam secukupnya.
Ramuan ini diminum seminggu sekali, Anda akan tahu perubahannya kurang lebih satu bulan, suara Anda akan terdengar lebih merdu dibangdingkan sebelumnya.
Yang suaranya sudah merdu dari sananya sekali-kali tidak apa2 untuk meminum ramuan ini agar suaranya lebih indah dan merdu.
Selamat mecoba...
Bagaimana cara menyanyikan nada tingi?
Setiap orang memiliki range vokal yang unik. Ada yang suaranya lebih tinggi misalnya jenis suara soprano, ada yang lebih rendah, jenis suara baritone dan bass misalnya.
Lalu, setiap jenis suara tsb memiliki yang dinamakan register, yaitu chest voice (medium-rendah), mix voice (medium tinggi), dan head voice (tinggi). Ada juga yang dinamakan falsetto yaitu head voice dengan kualitas suara yang lebih tipis dan mendesah.
Video perbedaan head voice dengan falsetto http://youtu.be/_gWmFvKqhUQ
Nah, untuk menyanyikan nada tinggi dengan teknik yang baik, kita perlu menyadari hal-hal di atas agar kita tidak memaksakan suara kita naik terlalu tinggi dengan “mencekik”.
Menyanyikan nada tinggi dengan teknik yang baik biasanya disebut menggunakan mix voice, yaitu teknik menyanyi di area antara register chest voice dan head voice. Dengan begitu, kita kita memaksa chest voice kita naik ke area yang terlalu tinggi karena itulah saatnya terjadi “mencekik” dan akhirnya suara yang dihasilkan kurang baik dan yang lebih buruk, pita suara lama-lama bisa rusak.
Berikut ini video contoh latihan nada tinggi yang dimulai dari chest voice naik ke mix lalu ke head voice. http://youtu.be/0C5qQURkQwk
Bagaimana mulai melatihnya? Pertama, menyadari hal di atas penting agar menghindari “mencekik”, lalu anda bisa menyanyikan tangga nada mayor (doremifasolasido) dengan silabel “Aa” lalu saat mulai meninggi, biarkan suara anda menipis dan sensasinya pindah dari depan wajah ke belakang. Latih hingga anda bisa pindah dari chest voice ke head voice dengan mulus, tanpa pecah ke falsetto.
Bahan yang harus dikumpulkan mudah bgt cuman 4 macan, pkonya simpel deh untuk punya suara yang merdu.
Ikuti instruksi dibawah ini :
Yang perlu disiapkan yaitu hanya 2 buah jeruk nipis, kapur sirih, madu dan garam (bahan2nya mudah kan?). Baik kita langsung saja praktekan resep ini, pertama setiap jeruk nipis dibelah menjadi 4 bagian supaya mudah memerasnya dna kemudian diambil sarinya, setelah itu beri kapur sirih sedikiti yang terkahir campurkan 1 sendok madu asli (jgn yang abal2 yah...) serta garam secukupnya.
Ramuan ini diminum seminggu sekali, Anda akan tahu perubahannya kurang lebih satu bulan, suara Anda akan terdengar lebih merdu dibangdingkan sebelumnya.
Yang suaranya sudah merdu dari sananya sekali-kali tidak apa2 untuk meminum ramuan ini agar suaranya lebih indah dan merdu.
Selamat mecoba...
Bagaimana cara menyanyikan nada tingi?
Setiap orang memiliki range vokal yang unik. Ada yang suaranya lebih tinggi misalnya jenis suara soprano, ada yang lebih rendah, jenis suara baritone dan bass misalnya.
Lalu, setiap jenis suara tsb memiliki yang dinamakan register, yaitu chest voice (medium-rendah), mix voice (medium tinggi), dan head voice (tinggi). Ada juga yang dinamakan falsetto yaitu head voice dengan kualitas suara yang lebih tipis dan mendesah.
Video perbedaan head voice dengan falsetto http://youtu.be/_gWmFvKqhUQ
Nah, untuk menyanyikan nada tinggi dengan teknik yang baik, kita perlu menyadari hal-hal di atas agar kita tidak memaksakan suara kita naik terlalu tinggi dengan “mencekik”.
Menyanyikan nada tinggi dengan teknik yang baik biasanya disebut menggunakan mix voice, yaitu teknik menyanyi di area antara register chest voice dan head voice. Dengan begitu, kita kita memaksa chest voice kita naik ke area yang terlalu tinggi karena itulah saatnya terjadi “mencekik” dan akhirnya suara yang dihasilkan kurang baik dan yang lebih buruk, pita suara lama-lama bisa rusak.
Berikut ini video contoh latihan nada tinggi yang dimulai dari chest voice naik ke mix lalu ke head voice. http://youtu.be/0C5qQURkQwk
Bagaimana mulai melatihnya? Pertama, menyadari hal di atas penting agar menghindari “mencekik”, lalu anda bisa menyanyikan tangga nada mayor (doremifasolasido) dengan silabel “Aa” lalu saat mulai meninggi, biarkan suara anda menipis dan sensasinya pindah dari depan wajah ke belakang. Latih hingga anda bisa pindah dari chest voice ke head voice dengan mulus, tanpa pecah ke falsetto.
Bisakah memperluas range vokal? Bagaimana caranya?
Ya bisa, tetapi seperti dijelaskan sebelumnya range vokal setiap orang unik. Jadi tidak bisa memaksakan diri misalnya seorang bass ingin menjadi tenor.
Banyak penyanyi yang sebetulnya belum memaksimalkan range vokal yang ia miliki. Karena teknik vokalnya belum memadai.
Cara memperluas range kita adalah dengan melakukan pemanasan vokal sebelum menyanyi dan berlatih teknik vokal dengan rutin.
Lebih lanjut silahkan baca tulisan Indra Aziz mengenai bisakah memperluas range vokal.
Apa saja makanan / minuman yang harus dihindari vokalis?
Ya bisa, tetapi seperti dijelaskan sebelumnya range vokal setiap orang unik. Jadi tidak bisa memaksakan diri misalnya seorang bass ingin menjadi tenor.
Banyak penyanyi yang sebetulnya belum memaksimalkan range vokal yang ia miliki. Karena teknik vokalnya belum memadai.
Cara memperluas range kita adalah dengan melakukan pemanasan vokal sebelum menyanyi dan berlatih teknik vokal dengan rutin.
Lebih lanjut silahkan baca tulisan Indra Aziz mengenai bisakah memperluas range vokal.
Apa saja makanan / minuman yang harus dihindari vokalis?
Secara umum, makanan atau minuman apapun yang kita konsumsi tidak akan melewati
dan mengena pita suara kita, karena salurannya berbeda. Pita suara di saluran
pernafasan. Jadi kalau ada makanan atau minuman yang masuk, refleks tubuh kita
pasti batuk/tersedak. Jadi pengaruh yang ada dari makanan dan minuman tidaklah
secara langsung.
Namun, beberapa makanan minuman berikut ini sebaiknya anda hindari sebelum nyanyi:
Susu dan dairy products lainnya seperti yogurt dan keju. Hal ini karena susu membuat produksi lendir berlebih sehingga akibatnya kita ingin berdaham terus.
Kopi dan alkohol. Karena kedua minuman tersebut membuat kita dehidrasi dan kita sebagai penyanyi harus menghindari dehidrasi.
Cemilan kacang atau kripik yang asin. Makanan yang demikian membuat mulut kita kering sehingga nyanyi menjadi kurang nyaman.
Rokok. Yang ini kami rasa tidak perlu penjelasan lebih lanjut.
Bagaimana jika suara serak atau habis?
Suara serak atau habis dikarenakan pita suara kita sedang iritasi dan membengkak, sehingga kedua lipatan pita suara tidak bisa menutup sempurna, terasa sakit, dan tidak bisa menghasilkan suara yang jernih.
Penyebabnya antara lain adalah vocal misuse dan vocal overuse. Vocal misuse antara lain adalah berteriak-teriak, dan menyanyi lagu dengan teknik yang buruk dalam jangka waktu yang lama. Vocal overuse adalah menyanyi atau berbicara terus menerus dan kurang istirahat.
Hal terbaik yang bisa anda lakukan untuk menanggulangi hal ini adalah dengan istirahat vokal. Artinya tidak nyanyi bahkan tidak berbicara dalam jangka waktu tertentu sampai pulih. Lalu istirahat secara umum agar tubuh kita fit. Selain itu sering minum air putih (tidak dingin) agar tubuh kita tidak kurang cairan dan pita suara kita terjaga kelembapannya.
Ada beberapa resep rumahan yang banyak orang lakukan, seperti minum madu dan sebagainya. Tetapi seperti sudah dijelaskan sebelumnya, madu yang kita minum tidak langsung mengena pita suara, tetapi efek yang menyehatkan tubuh membantu pulihnya pita suara kita.
Bagaimana menyanyi saat flu?
Adakalanya kita harus menyanyi dalam keadaan sedang flu. Ingat bahwa menyanyi adalah sebagian besar mental. Jadi selain melakukan hal yang melegakan seperti minum the herbal hangat, kita juga harus berusaha untuk tetap memberikan yang terbaik dari diri kita dan mengesampingkan flu kita.
Jika hidung anda bocor dan terus mengalir hingga mengganggu, ada obat tetes hidung yang bisa membantu (misalnya Otrivin), tetapi obat tsb membuat kering hidung dan tidak dianjurkan untuk menggunakannya secara sering, melainkan hanya dalam keadaan terdesak saja.
Jika anda masih punya waktu beberapa hari sebelum show, istirahat, banyak minum air putih, minum vitamin. Dan saat hari h, mandi air hangat dan lakukan olahraga ringan agar aliran darah lancar. Sisanya, seperti sudah disebutkan di atas, mental.
Bagaimana cara melakukan teknik vibra vokal?
Vibrato adalah teknik yang harus dimiliki setiap penyanyi khususnya yang terlatih. Walau penggunaannya tidak harus selalu dilakukan, tetapi disesuaikan dengan jenis musik dan selera masing-masing penyanyi. Vibrato juga menandakan seorang penyanyi memiliki penguasaan yang baik terhadap vokalnya.
Pada dasarnya vibrato diproduksi dari pernafasan atau diafragma. Tetapi juga oleh pergerakan laring sedikit naik turun. Untuk mendemonstrasikannya, lihat video berikut ini http://youtu.be/OiXPkAqNHuk
Bagaimana melatih teknik falsetto dan head voice?
Untuk mengetahui perbedaan antara falsetto dengan head voice, lihat video berikut ini http://youtu.be/_gWmFvKqhUQ
Untuk menyanyi di register falsetto dan head voice, kita harus membayangkan pusat getaran suara kita adanya di kepala, seakan berpusat di titik antara kedua mata kita. Dan jangan menaruh beban di tenggorokan kita.
Penyanyi yang intensif menggunakan falsetto adalah prince dan maxwell. Falsetto yang mereka hasilkan terdengar kuat, karena mereka memperlakukan suara falsetto seperti menyanyi dengan chest voice, yaitu pernafasannya tetap disupport dengan baik.
Latih falsetto dan head voice anda dengan menyanyikan arpeggio major (do mi sol do) dari area tinggi chest voice anda naik ke head voice, lalu turun lagi. Dengan latihan ini kita melatih “menyatukan” kedua register tersebut agar tidak terlalu “jomplang” bunyinya.
Bagaimana pernafasan yang baik untuk nyanyi?
Ada dua jenis pernafasan yang umum, yaitu pernafasan dada dan pernafasan perut (biasa disebut juga pernafasan diafragma). Pernafasan dada adalah pernafasan yang dangkal, karena pernafasan ini mengisi bagian atas paru-paru bukan dari dasar. Sedangkan pernafasan perut adalah pernafasan yang dalam dan lebih natural.
Pernafasan dada mirip seperti saat kita menarik nafas untuk mengeluh atau menghela nafas. Pundak dan dada kita ikut naik saat mengambik nafas.
Pernafasan perut adalah seperti saat kita menghirup aroma masakan enak, nafasnya dalam, pundak dan dada tidak naik, area perut mengembang alami. Apakah anda sudah bisa membedakan keduanya?
Dengan pernafasan perut, nafas kita lebih terkontrol dengan baik. Inti dari teknik pernafasan yang baik untuk menyanyi adalah kontrol.
Salah satu latihan pernafasan nafas yang bisa anda lakukan adalah: dengan posisi berbaring dan rileks, kita ambil nafas yang dalam dan rasakan perut mengembang ke atas, lalu bunyikan desis seperti ban kempes “sss” dan jaga agar desisan konsisten. Lakukan 3-5 kali setiap latihan.
Namun, beberapa makanan minuman berikut ini sebaiknya anda hindari sebelum nyanyi:
Susu dan dairy products lainnya seperti yogurt dan keju. Hal ini karena susu membuat produksi lendir berlebih sehingga akibatnya kita ingin berdaham terus.
Kopi dan alkohol. Karena kedua minuman tersebut membuat kita dehidrasi dan kita sebagai penyanyi harus menghindari dehidrasi.
Cemilan kacang atau kripik yang asin. Makanan yang demikian membuat mulut kita kering sehingga nyanyi menjadi kurang nyaman.
Rokok. Yang ini kami rasa tidak perlu penjelasan lebih lanjut.
Bagaimana jika suara serak atau habis?
Suara serak atau habis dikarenakan pita suara kita sedang iritasi dan membengkak, sehingga kedua lipatan pita suara tidak bisa menutup sempurna, terasa sakit, dan tidak bisa menghasilkan suara yang jernih.
Penyebabnya antara lain adalah vocal misuse dan vocal overuse. Vocal misuse antara lain adalah berteriak-teriak, dan menyanyi lagu dengan teknik yang buruk dalam jangka waktu yang lama. Vocal overuse adalah menyanyi atau berbicara terus menerus dan kurang istirahat.
Hal terbaik yang bisa anda lakukan untuk menanggulangi hal ini adalah dengan istirahat vokal. Artinya tidak nyanyi bahkan tidak berbicara dalam jangka waktu tertentu sampai pulih. Lalu istirahat secara umum agar tubuh kita fit. Selain itu sering minum air putih (tidak dingin) agar tubuh kita tidak kurang cairan dan pita suara kita terjaga kelembapannya.
Ada beberapa resep rumahan yang banyak orang lakukan, seperti minum madu dan sebagainya. Tetapi seperti sudah dijelaskan sebelumnya, madu yang kita minum tidak langsung mengena pita suara, tetapi efek yang menyehatkan tubuh membantu pulihnya pita suara kita.
Bagaimana menyanyi saat flu?
Adakalanya kita harus menyanyi dalam keadaan sedang flu. Ingat bahwa menyanyi adalah sebagian besar mental. Jadi selain melakukan hal yang melegakan seperti minum the herbal hangat, kita juga harus berusaha untuk tetap memberikan yang terbaik dari diri kita dan mengesampingkan flu kita.
Jika hidung anda bocor dan terus mengalir hingga mengganggu, ada obat tetes hidung yang bisa membantu (misalnya Otrivin), tetapi obat tsb membuat kering hidung dan tidak dianjurkan untuk menggunakannya secara sering, melainkan hanya dalam keadaan terdesak saja.
Jika anda masih punya waktu beberapa hari sebelum show, istirahat, banyak minum air putih, minum vitamin. Dan saat hari h, mandi air hangat dan lakukan olahraga ringan agar aliran darah lancar. Sisanya, seperti sudah disebutkan di atas, mental.
Bagaimana cara melakukan teknik vibra vokal?
Vibrato adalah teknik yang harus dimiliki setiap penyanyi khususnya yang terlatih. Walau penggunaannya tidak harus selalu dilakukan, tetapi disesuaikan dengan jenis musik dan selera masing-masing penyanyi. Vibrato juga menandakan seorang penyanyi memiliki penguasaan yang baik terhadap vokalnya.
Pada dasarnya vibrato diproduksi dari pernafasan atau diafragma. Tetapi juga oleh pergerakan laring sedikit naik turun. Untuk mendemonstrasikannya, lihat video berikut ini http://youtu.be/OiXPkAqNHuk
Bagaimana melatih teknik falsetto dan head voice?
Untuk mengetahui perbedaan antara falsetto dengan head voice, lihat video berikut ini http://youtu.be/_gWmFvKqhUQ
Untuk menyanyi di register falsetto dan head voice, kita harus membayangkan pusat getaran suara kita adanya di kepala, seakan berpusat di titik antara kedua mata kita. Dan jangan menaruh beban di tenggorokan kita.
Penyanyi yang intensif menggunakan falsetto adalah prince dan maxwell. Falsetto yang mereka hasilkan terdengar kuat, karena mereka memperlakukan suara falsetto seperti menyanyi dengan chest voice, yaitu pernafasannya tetap disupport dengan baik.
Latih falsetto dan head voice anda dengan menyanyikan arpeggio major (do mi sol do) dari area tinggi chest voice anda naik ke head voice, lalu turun lagi. Dengan latihan ini kita melatih “menyatukan” kedua register tersebut agar tidak terlalu “jomplang” bunyinya.
Bagaimana pernafasan yang baik untuk nyanyi?
Ada dua jenis pernafasan yang umum, yaitu pernafasan dada dan pernafasan perut (biasa disebut juga pernafasan diafragma). Pernafasan dada adalah pernafasan yang dangkal, karena pernafasan ini mengisi bagian atas paru-paru bukan dari dasar. Sedangkan pernafasan perut adalah pernafasan yang dalam dan lebih natural.
Pernafasan dada mirip seperti saat kita menarik nafas untuk mengeluh atau menghela nafas. Pundak dan dada kita ikut naik saat mengambik nafas.
Pernafasan perut adalah seperti saat kita menghirup aroma masakan enak, nafasnya dalam, pundak dan dada tidak naik, area perut mengembang alami. Apakah anda sudah bisa membedakan keduanya?
Dengan pernafasan perut, nafas kita lebih terkontrol dengan baik. Inti dari teknik pernafasan yang baik untuk menyanyi adalah kontrol.
Salah satu latihan pernafasan nafas yang bisa anda lakukan adalah: dengan posisi berbaring dan rileks, kita ambil nafas yang dalam dan rasakan perut mengembang ke atas, lalu bunyikan desis seperti ban kempes “sss” dan jaga agar desisan konsisten. Lakukan 3-5 kali setiap latihan.
MELATIH VOCAL AGAR LEBIH BAIK LAGI
Seputarsenibudaya
- Semua orang yang dianugerahi suara oleh Allah sebenarnya bisa menyanyi. Hanya
kualitas yang mungkin membedakan. Tapi, kualitas itu bisa dilatih dengan teknik
yang baik dan benar. Sekarang banyak sekali dibuka tempat-tempat kursus atau
latihan vokal yang baik.
Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk melatih vokal suara agar merdu, setidaknya untuk Anda sendiri
Melatih Artikulasi
(Pengucapan Kata Dengan Benar)
Mulailah
melatih mengucapkan kata dengan jelas dan benar lanjut sampai mengucapkan kata
yang rumit. Lakukan dengan kecepatan rendah lalu dilanjutkan dengan kecepatan
yang lebih tinggi, sehingga Anda bisa mengucapkan kata yang benar dalam
menyanyikan sebuah lagu.
Melatih Kekuatan Suara
Kekuatan
suara berhubungan dengan pernafasan, jika pernafasan bagus, baik dan benar,
maka kekuatan yang dikeluarkan dari suara bisa dilakukan. Kekuatan suara bukan
berarti harus berteriak sekeras-kerasnya tetapi kejelasan suara yang perlu
tetap terdengar jernih. Cara yang lain bisa Anda lakukan, cobalah meniup lilin
dari jarak 1,5 meter hingga padam, lakukan 20-30 kali sehari untuk mendapatkan
power vokal Anda.
Melatih Teknik
Pernafasan
Tidak
bisa dipungkiri, pernafasan yang baik mutlak diperlukan dalam bernyanyi. Salah
satu teknik pernafasan yang paling efektif yaitu teknik pernafasan perut, bukan
pernafasan dada. Tanda pernafasan perut yaitu ketika menarik nafas, perut
mengembung, sedangkan pernafasan dada jika ketika nafas ditarik, yang
mengembung adalah dada. Berikut ini cara melatih pernafasan perut :
1.
Siapkan
posisi tubuh, bisa berdiri atau duduk bersila. Tegakkan punggung/badan.
2.
Tarik
nafas dalam-dalam (dengan nafas perut), hitung hingga 10 detik. Pada hitungan ke-10,
perut diusahakan full mengembung.
3.
Kemudian
tahan nafas selama 10 detik. Dalam posisi perut full mengembung, tahan hingga
perut terasa keras. Bisa dicek dengan
menekan perut yang mengeras.
4.
Kemudian
keluarkan nafas perlahan-lahan melalui mulut selama 10 detik. Atur pengeluaran
nafas seefisien mungkin dengan membuka sedikit saja mulut sampai hitungan ke-10
sambil membunyikan ”cesssss”
5.
Berikutnya,
ulangi langkah 1-4 latihan ”tarik-tahan-keluar” tersebut dengan penambahan
durasi waktu secara bertahap. Misalnya, dengan penambahan per 5 detik, menjadi
15, 20, 25,30 dst. hingga batas waktu terlama.
6.
Jangan
ragu mngulangi jika dalam satu durasi waktu masih dirasa berat.
Melatih Teknik Vibrasi
Berikut ini cara melatih vibras
1. Cobalah rileks
2.
Nyanyikan
nada dengan benar dengan nada tinggi namun tidak perlu terlalu tinggi
3.
Rasakan
udara yang mengalir dari dalam ke luar pita suara anda
4.
Rasakan
pada getarannya
5.
Fokus
dan coba untuk mendapatkan vibrasi alunan tersebut pada nyanyian secara
natural.
6.
Jangan
dibuat-buat dengan menggerakkan bagian tenggorokan hingga bergerak secara
berlebihan. Hal seperti ini malah akan menguras energi dan membuat suara tidak
stabil.
7.
Jika
sudah terasa vibrasinya. baru boleh digerakkan bagian dalam tenggorokan dengan
seperlunya, tak perlu berlebihan. Tergantung ekspresi, alunan dan kebutuhan
lagu.
8.
Ingat
vibrasi yang baik itu adalah vibrasi yang terbentuk secara natural dengan
getaran yang stabil. Jadi harus dilatih pelan-pelan.
Melatih Suara Tinggi
Tiap
orang memiliki range suara yang berbeda-beda, range vokal standar penyanyi
yaitu 3 oktaf. Meskipun ada juga orang yang memiliki range vokal di atas 3
oktaf, bisa sampai 4, 5, bahkan 6 oktaf. Namun, jangan khawatir karena tentu
saja suara tinggi bisa dilatih. Berikut ini cara melatih suara agar tinggi :
1.
Lakukan
pemanasan dengan cara melemaskan pita suara dengan menyanyikan bunyi
"ah", "mah", "doh", atau "mi',
"mei", "mah", "mow", "mu" dalam oktaf
rendah maupun oktaf tinggi sesuai range vokal Anda.
2.
Lakukan
latihan sesering mungkin, lebih bagus jika dilakukan setiap hari. Karena pita
suara dapat kembali melempem/melemas jika tidak sering dilatih. Sarannya,
lakukan latihan dengan piano atau keyboard agar nadanya lebih presisi.
3.
Nyanyikan
satu lagu yang mampu mencapai oktaf tertinggi Anda. Ulangi lagu tersebut 2
sampai 3 kali. Sebaiknya dilakukan dengan santai, dan ambil napas secukupnya,
dan bayangkan/konsentrasi kalo nada tinggi itu mudah dicapai.
4.
Setelah
mampu menyanyikan nada tinggi tersebut dengan baik, maka latihlah lagi dengan
lagu lain yang nada tingginya kurang lebih sama dengan lagu sebelumnya.
5.
Nyanyikan
satu lagu yang mampu mencapai oktaf terendah Anda. Ulangi lagu tersebut 2
sampai 3 kali. Jika menemukan kesulitan, coba nyanyikan "mah" atau
"ah". Setelah mampu menyanyikan nada rendah tersebut dengan baik,
maka latihlah lagi dengan lagu lain yang nada rendahnya kurang lebih
sama dengan lagu sebelumnya.
Sumber : http://carakita18.blogspot.com/2015/02/cara-melatih-vokal-suara-agar-merdu.html
LATIH SUARA
Jika profesi menuntut Anda untuk banyak berbicara atau bernyanyi, wajar
jika frekuensi penggunaan suara Anda jauh lebih tinggi dari orang-orang
di sekitar Anda. Akibatnya, suara Anda kerap habis dan Anda pun akan
merasa kelelahan bahkan sekadar untuk menyapa orang lain. Jangan
khawatir; dengan melakukan pemanasan yang tepat, niscaya meningkatkan
kemampuan berbicara atau bernyanyi bukan lagi sekadar angan. Cobalah
menarik napas dalam-dalam, menggerakkan lidah di dalam mulut, dan
berpura-pura mengunyah untuk merelakskan otot-otot Anda. Getarkan pula
bibir Anda dan latih kecakapan berbicara Anda dengan melafalkan susunan
kata yang sulit dengan cepat dan tepat. Ingin tahu informasi lebih
lengkapnya?
1. Tarik napas dalam-dalam. Berdirilah dengan tegak dan relakskan bahu Anda. Letakkan kedua tangan Anda di atas perut, lalu bernapaslah melalui hidung. Saat menarik napas, kembangkan perut dan paru-paru/tulang rusuk Anda. Tahan napas Anda dalam sepuluh hitungan, lalu embuskan perlahan-lahan; saat mengembuskan napas, tekan perut Anda seakan-akan sedang mendorong udara di dalamnya untuk keluar.
- Saat melakukan latihan pernapasan, pastikan kedua bahu Anda tidak bergerak naik dan turun.
- Ulang proses ini dua atau tiga kali.
2. Putar lidah Anda. Buka sedikit mulut Anda, lalu putar
lidah Anda serta gerakkan maju dan mundur selama lima sampai delapan
detik. Ulangi proses ini dua atau tiga kali.
- Latihan tersebut ampuh melemaskan otot-otot di bagian belakang lidah Anda.
3. Pijat rahang dan tulang pipi Anda. Letakkan kedua
telapak tangan Anda di pipi. Perlahan, lakukan gerakan memutar untuk
memijat rahang dan tulang pipi Anda. Sembari memijat, gerakkan pula
rahang Anda naik dan turun agar otot-ototnya semakin relaks.
- Lakukan proses ini selama 20-30 detik, dan ulangi sebanyak tiga sampai lima kali.
MENGOLAH VOCAL
Dalam sebuah band vokalis memegang suatu peranan penting dalam menarik perhatian audience (penonton), mulai dari penampilan berpakaian, aksi panggung sampai bagaimana membuat penonton terhanyut ketika mendengar suara vokalis tersebut membawakan lagunya. Nah untuk mendapatkan hasil suara yang maksimal berikut beberapa tips yang Poin dapatkan dari orang-orang yang berpengalaman dibidang vokal, semoga bisa membantu...so lest cekidot!!!
Untuk memulai latihan vokal yang baik ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni :
1. Relax/santai Seluruh badan mulai dari kepala sampai ujung kaki harus diberi latihan supaya santai. Misal: ambil napas pelan-pelan, lalu hembuskan. Diulang terus dengan teratur, bisa juga pada saat menghembuskan badan kamu bungkukkan badan (kayak posisi rukuk waktu sholat, tapi kepala nggak lihat ke depan, tapi ke bawah (bahkan agak melihat ke belakang lewat kolong kedua kaki), juntaikan tangan ke bawah. Digoyangkan agar santai. (posisi kedua telapak kaki lurus ke depan dengan jarak sejengkal di antara keduanya, lalu perlahan-lahan naik, angkat badan kamu, tapi tumpu kekuatan lewat punggung. Jadi kamu akan merasa kalau tulang belakang kamu itu perlahan-lahan naik ke atas mengikuti badanmu yang ikut tegak. Selama proses itu kamu bernapas dengan teratur. (kalau ada temanmu, dia bisa memijat punggung sembari badanmu naik menuju posisi tegak, Itu sangat membantu proses relaksasi).
2. Tes potensi dengan melatih bagian rahang dengan huruf-huruf vokal (A..I..U..E..O) dan konsonan. Ingat, rahang harus santai.
a. Latihan diafraghma : Misal : huruf k-ch-k-ch-sssst-th. Dengan tempo cepat. Ho-ho-ho...ha-ha-ha
b. Latihan wilayah nasal (hidung): Misal : "nya-nya-nya" dengan benar-benar menekankan suara cempreng dari hidung.
c. Latihan bibir Misal : nyanyikan tangga nada dengan bibir terkatup jadi bunyinya seperti "brrrrr-brrrr-brrr-brrr" nyanyikan tangga nada, arpeggio, secara staccato (patah) maupun legato. d. Latihan lidah Misal : "la-la-la. Ra ra ra, tatata." (biar tidak bosan bisa sekalian latih semuanya pakai tangga nada, arpeggio).
3. Setelah sudah relax, kamu baru boleh nyanyi Ketika nyanyi, harus konsentrasi dengan target nada. Napas harus teratur dan kontrol power dengan baik, jika memang belum bisa lebih baik ikutlah kelas bimbingan pribadi untuk bidang musik.
Ada lagi nih tips lainnya :
1. Kalau nyanyi perhatikan posisi bukaan mulut. Kadang-kadang kita suka lupa buka mulut dengan benar. Padahal mulut penting banget untuk pembentukan Tone yang jelas.
2. sering-seringlah latihan pakai Falsetto/suara palsu. Karena falsetto itu membantu menambah power. Ketika kita latihan falsetto, diafragma kita "dipaksa" untuk bekerja 3x lipat. Hasilnya adalah ketika kita menyanyi biasa, kerja otot diafragma sudah terlatih dan otomatis power kita pun bertambah. Tapi ingat jaga suara falsetto supaya tetap stabil, dan jangan sampai leher kita tegang. Karena kalau otot leher tegang maka kerjanya akan berat sekali dan itu tidak bagus untuk kesehatan otot-otot leher.
3. Just be yourself/PeDe aja deh. Tuhan sudah kasih kita suara yang unik, yang beda antara satu dengan yang lain. Kenapa mesti ingin jadi orang lain? dengan kita mengenali suara kita, kita jadi tahu latihan seperti apa yang diperlukan pada saat menyanyi dan ke arah mana saat berlatih.
Nah yang ini untuk meningkatkan kemampuan vokal kamu :
1. Jauhkan tangan kamu dari tubuh sedikit. Genggam tangan di depan kamu. Naikkan sekitar dada dengan posisi yang nyaman. Posisi ini akan memberikan ruang diafragma paru-paru secara maksimal. Banyaknya udara di dalam paru-paru memungkinkan kamu untuk mengeluarkan suara dengan kuat dan jelas. Belajar musik, dalam kasus ini belajar seni suara ini perlu diperhatikan.
2. Posisikan kaki selebar bahu. Pastikan keseimbangan kamu solid namun tetap nyaman. Bengkokkan sedikit lutu kamu. Jika anda harus menyanyi saat duduk, pastikan kedua kaki menapak lantai datar sama rata dan duduk dengan tegap, namun tidak kaku. Dalam melakukan pembinaan/bina seni suara dan belajar musik jangan sampai menyepelekan hal seperti ini.
3. Rilex! Tekanan membuat tonal vokal berantakan. Coba untuk menjaga bahu kamu agar tidak meninggi dan leher dari tekanan. Jangan paksa dada ke atas ketika mengambil napas, karena yang terjadi sebenarnya menghalangi aliran udara. Tips ini mungkin diajarkan juga di les vokal. Selanjutnya, Tetap bergerak, karena membuat kamu lebih santai dan tonal suara kamu terlihat lebih natural. Coba untuk bergerak mengikuti irama, ini akan membuat kamu terlihah lebih menarik.
4. Ketika menarik napas, tekan perut kamu keluar. Hal ini memungkinkan paru-paru untuk terisi secara penuh. Sejalan dengan kamu mengeluarkan napas, masukan perut kamu perlahan dengan menggunakan otot diafragma untuk mengontrol notasi. Ini ilmu yang dipraktekan juga di tempat kursus vokal.
5. Jika kamu harus menyanyi dengan not tinggi atau kamu mendengar suara kamu flat, naikkan tangan kamu sedikit dan senyum. Coba menutup mata kamu dan tegakkan wajah ke atas untuk not yang sangat tinggi. Belajar seni suara memang harus memperhatikan aspek lain. Walaupun tidak ikut les formal kursus seni suara..
6. Untuk menyanyi dengan nada tinggi, coba turunkan lengan kamu sedikit dan buka mulut lebih lebar dengan cara menurunkan dagu bawah. Jangan sampai dagu menempel ke leher karena akan mengakibatkan aliran udara terhambat.
7. Santai, rileks. Jika anda mengikuti tips ini dengan sepenuh hati, menyanyi akan menjadi suatu kebiasaan. Dengan terbiasa melakukan hal ini les seni suara - kursus seni suara bukanlah menjadi keharusan bagi Anda.
Yang ini tips sederhana dan kayanya wajib deh buat di terapkan oleh tiap vokalis, coba cek :
1.Hindari rokok & alkohol : Walaupun sebagian besar vokalis perokok coba deh kalo bisa dihindari karena bisa ngerusak pita suara kamu, efeknya memang gak langsung.
2.Hindari makan gorengan apalagi penggorengan, Ini udah jelas minyak tuh gak bagus buat tenggorokan, trus buat vokalis yang berdomisili di jakarta jangan sering-sering makan batagor di Bandung (jauh bo..cari yg deket aja,di depan SD inpres banyak tuh)
3.Banyak minum air putih Selain buat menetralisir, air putih bagus juga buat pencernaan, jadi kalo pencernaan kamu lancar nyanyinya juga enak kan?coba kamu bayangin ketika di atas panggung tiba-tiba kamu kebelet Pup, panas dingin pasti kan..
4.Jangan begadang Boleh aja sih kalo ada artinya (Rhoma Irama mode on). Jangan begadang pada saat besoknya kamu harus pentas atau take vocal. Lain halnya pada saat bulan puasa boleh deh tuh begadang sekalian ngelatih vokal keliling kampung bangunin orang sahur.
5.Hindari es dalam bentuk apapun, Mau es campur kek, es cendol kek, es tungtung kek termasuk air es juga lebih baik dihindari, Poin saranin minum air hangat 5 atau 10 menit sebelum manggung, tapi jangan banyak2!! yang ada kembung malahan.
Untuk memulai latihan vokal yang baik ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni :
1. Relax/santai Seluruh badan mulai dari kepala sampai ujung kaki harus diberi latihan supaya santai. Misal: ambil napas pelan-pelan, lalu hembuskan. Diulang terus dengan teratur, bisa juga pada saat menghembuskan badan kamu bungkukkan badan (kayak posisi rukuk waktu sholat, tapi kepala nggak lihat ke depan, tapi ke bawah (bahkan agak melihat ke belakang lewat kolong kedua kaki), juntaikan tangan ke bawah. Digoyangkan agar santai. (posisi kedua telapak kaki lurus ke depan dengan jarak sejengkal di antara keduanya, lalu perlahan-lahan naik, angkat badan kamu, tapi tumpu kekuatan lewat punggung. Jadi kamu akan merasa kalau tulang belakang kamu itu perlahan-lahan naik ke atas mengikuti badanmu yang ikut tegak. Selama proses itu kamu bernapas dengan teratur. (kalau ada temanmu, dia bisa memijat punggung sembari badanmu naik menuju posisi tegak, Itu sangat membantu proses relaksasi).
2. Tes potensi dengan melatih bagian rahang dengan huruf-huruf vokal (A..I..U..E..O) dan konsonan. Ingat, rahang harus santai.
a. Latihan diafraghma : Misal : huruf k-ch-k-ch-sssst-th. Dengan tempo cepat. Ho-ho-ho...ha-ha-ha
b. Latihan wilayah nasal (hidung): Misal : "nya-nya-nya" dengan benar-benar menekankan suara cempreng dari hidung.
c. Latihan bibir Misal : nyanyikan tangga nada dengan bibir terkatup jadi bunyinya seperti "brrrrr-brrrr-brrr-brrr" nyanyikan tangga nada, arpeggio, secara staccato (patah) maupun legato. d. Latihan lidah Misal : "la-la-la. Ra ra ra, tatata." (biar tidak bosan bisa sekalian latih semuanya pakai tangga nada, arpeggio).
3. Setelah sudah relax, kamu baru boleh nyanyi Ketika nyanyi, harus konsentrasi dengan target nada. Napas harus teratur dan kontrol power dengan baik, jika memang belum bisa lebih baik ikutlah kelas bimbingan pribadi untuk bidang musik.
Ada lagi nih tips lainnya :
1. Kalau nyanyi perhatikan posisi bukaan mulut. Kadang-kadang kita suka lupa buka mulut dengan benar. Padahal mulut penting banget untuk pembentukan Tone yang jelas.
2. sering-seringlah latihan pakai Falsetto/suara palsu. Karena falsetto itu membantu menambah power. Ketika kita latihan falsetto, diafragma kita "dipaksa" untuk bekerja 3x lipat. Hasilnya adalah ketika kita menyanyi biasa, kerja otot diafragma sudah terlatih dan otomatis power kita pun bertambah. Tapi ingat jaga suara falsetto supaya tetap stabil, dan jangan sampai leher kita tegang. Karena kalau otot leher tegang maka kerjanya akan berat sekali dan itu tidak bagus untuk kesehatan otot-otot leher.
3. Just be yourself/PeDe aja deh. Tuhan sudah kasih kita suara yang unik, yang beda antara satu dengan yang lain. Kenapa mesti ingin jadi orang lain? dengan kita mengenali suara kita, kita jadi tahu latihan seperti apa yang diperlukan pada saat menyanyi dan ke arah mana saat berlatih.
Nah yang ini untuk meningkatkan kemampuan vokal kamu :
1. Jauhkan tangan kamu dari tubuh sedikit. Genggam tangan di depan kamu. Naikkan sekitar dada dengan posisi yang nyaman. Posisi ini akan memberikan ruang diafragma paru-paru secara maksimal. Banyaknya udara di dalam paru-paru memungkinkan kamu untuk mengeluarkan suara dengan kuat dan jelas. Belajar musik, dalam kasus ini belajar seni suara ini perlu diperhatikan.
2. Posisikan kaki selebar bahu. Pastikan keseimbangan kamu solid namun tetap nyaman. Bengkokkan sedikit lutu kamu. Jika anda harus menyanyi saat duduk, pastikan kedua kaki menapak lantai datar sama rata dan duduk dengan tegap, namun tidak kaku. Dalam melakukan pembinaan/bina seni suara dan belajar musik jangan sampai menyepelekan hal seperti ini.
3. Rilex! Tekanan membuat tonal vokal berantakan. Coba untuk menjaga bahu kamu agar tidak meninggi dan leher dari tekanan. Jangan paksa dada ke atas ketika mengambil napas, karena yang terjadi sebenarnya menghalangi aliran udara. Tips ini mungkin diajarkan juga di les vokal. Selanjutnya, Tetap bergerak, karena membuat kamu lebih santai dan tonal suara kamu terlihat lebih natural. Coba untuk bergerak mengikuti irama, ini akan membuat kamu terlihah lebih menarik.
4. Ketika menarik napas, tekan perut kamu keluar. Hal ini memungkinkan paru-paru untuk terisi secara penuh. Sejalan dengan kamu mengeluarkan napas, masukan perut kamu perlahan dengan menggunakan otot diafragma untuk mengontrol notasi. Ini ilmu yang dipraktekan juga di tempat kursus vokal.
5. Jika kamu harus menyanyi dengan not tinggi atau kamu mendengar suara kamu flat, naikkan tangan kamu sedikit dan senyum. Coba menutup mata kamu dan tegakkan wajah ke atas untuk not yang sangat tinggi. Belajar seni suara memang harus memperhatikan aspek lain. Walaupun tidak ikut les formal kursus seni suara..
6. Untuk menyanyi dengan nada tinggi, coba turunkan lengan kamu sedikit dan buka mulut lebih lebar dengan cara menurunkan dagu bawah. Jangan sampai dagu menempel ke leher karena akan mengakibatkan aliran udara terhambat.
7. Santai, rileks. Jika anda mengikuti tips ini dengan sepenuh hati, menyanyi akan menjadi suatu kebiasaan. Dengan terbiasa melakukan hal ini les seni suara - kursus seni suara bukanlah menjadi keharusan bagi Anda.
Yang ini tips sederhana dan kayanya wajib deh buat di terapkan oleh tiap vokalis, coba cek :
1.Hindari rokok & alkohol : Walaupun sebagian besar vokalis perokok coba deh kalo bisa dihindari karena bisa ngerusak pita suara kamu, efeknya memang gak langsung.
2.Hindari makan gorengan apalagi penggorengan, Ini udah jelas minyak tuh gak bagus buat tenggorokan, trus buat vokalis yang berdomisili di jakarta jangan sering-sering makan batagor di Bandung (jauh bo..cari yg deket aja,di depan SD inpres banyak tuh)
3.Banyak minum air putih Selain buat menetralisir, air putih bagus juga buat pencernaan, jadi kalo pencernaan kamu lancar nyanyinya juga enak kan?coba kamu bayangin ketika di atas panggung tiba-tiba kamu kebelet Pup, panas dingin pasti kan..
4.Jangan begadang Boleh aja sih kalo ada artinya (Rhoma Irama mode on). Jangan begadang pada saat besoknya kamu harus pentas atau take vocal. Lain halnya pada saat bulan puasa boleh deh tuh begadang sekalian ngelatih vokal keliling kampung bangunin orang sahur.
5.Hindari es dalam bentuk apapun, Mau es campur kek, es cendol kek, es tungtung kek termasuk air es juga lebih baik dihindari, Poin saranin minum air hangat 5 atau 10 menit sebelum manggung, tapi jangan banyak2!! yang ada kembung malahan.
Langganan:
Komentar (Atom)

